Alasan Mengapa Cloud Lambat Berkembang di Indonesia

Pernah dengar apa itu cloud, kan? Cloud, tepatnya cloud computing, terdiri atas tiga jenis: public cloud, private cloud, dan hybrid cloud. Di era globalisasi seperti sekarang di mana perangat elektronik semakin cerdas dan bisa memudahkan aktivitas kita sehari-hari, tentu teknologi media penyimpanan media berbasis cloud merupakan solusi paling relevan. Dengan penyimpanan cloud, sebagian besar data bisa tersinkron dan tersimpan di dalamnya dan bisa diakses kapan saja. Tidak hanya itu, jika tidak ingin menggunakan cloud yang berbayar, sekarang ini ada banyak sekali cloud gratis dan bisa dimanfaatkan untuk keseharian kita.

Hanya saja, tingkat adopsi cloud ternyata cukup rendah di masyarakat kita. Seperti yang dilansir dari berbagai sumber, ternyata alasan lambatnya adopsi cloud di Indonesia tak lain dan tidak bukan karena disebabkan oleh pola pikir masyarakatnya sendiri. Sifat masyarakat yang skeptis dan sulit menerima perubahan menjadi salah satu alasannya.

hybrid cloud

hybrid cloud

Tidak hanya itu, sebagian besar masyarakat Indonesia, termasuk di dalamnya pemilik perusahaan atau pelaku usaha, masih meragukan sistem cloud. Sifatnya yang virtual dan tidak bisa dilihat secara ‘langsung’ membuat banyak orang berpikir bahwa cloud tidak aman dan bisa hilang. Parahnya lagi, dari segi edukasi pun kita masih kurang karena masih banyak yang belum paham dengan cara kerja cloud. Akibatnya mereka tidak mau mengecek keuntungan menggunakan tempat penyimpanan berbasis cloud dan langsung menganggap apa yang ada dipikirannya adalah benar.

Adopsi cloud yang rendah juga didorong oleh regulasi yang tidak jelas dari sisi pemerintah. Industri yang beraneka macam tentu membutuhkan regulasi yang berbeda juga. Misalnya seperti industri perbankan yang tidak boleh menggunakan public cloud atau semacamnya.

Nah, agar tingkat penggunaan cloud bisa berkembang di Indonesia, tentu masih banyak hal yang harus dibenahi, seperti infrastruktur misalnya. Perbaiki bandwith, buat regulasi, kembangkan teknologi, dan yang paling penting, lakukan edukasi pada masyarakat mengenai apa itu cloud dan bagaimana cara kerjanya. Dengan begitu, cloud pun akan berkembang sedikit demi sedikit di tengah masyarakat kita. Kita pun bisa memanfaatkan cloud untuk keberlangsungan bisnis kita. Menarik, kan?

Tertarik untuk mencobanya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *