Wajib Tahu, Tipe-Tipe Kebakaran Berikut Ini!

Musibah kebakaran memang sulit dihindari terutama jika terjadi pada berbagai bidang industri yang melibatkan material yang mudah terbakar dan juga alat maupun mesin industri. Untuk itulah, tak heran jika banyak industri yang menggunakan Fire Suppression System pada industri mereka guna meminimalis kejadian kebakaran tersebut.

Namun, selain memanfaatkan sistem tersebut, ada baiknya Anda juga harus mengetahui tipe-tipe kebakaran berikut ini agar musibah kebakaran tersebut tidak terjadi pada industri Anda. Apa sajakah? Yuk, disimak!

tipe kebakaran

tipe kebakaran

  1. Kebakaran Tipe A.

Biasanya, kebakaran tipe A disebabkan oleh material maupun benda padat yang mudah terbakar seperti kayu, kain, kertas, hingga plastik. Potensi kebakaran tipe A ini sering terjadi pada gudang penyimpangan kertas, furnitur, kerajinan kayu, pabrik kain, dan sektor lainnya.

  1. Kebakaran Tipe B.

Kebakaran tipe B diakibatkan oleh zat cair yang mudah terbakar. Zat cair tersebut terbagi atas dua jenis yakni zat cair polar dan zat cair non polar. Untuk zat cair polar merupakan cairan yang dapat larut di dalam air seperti methanol, propanol, acetone, alkohol, dan cairan sejenis lainnya. Sedangkan, zat cair non polar tidak larut dalam air contohnya solvent, cat, wax, oli, minyak, dan bensin. Potensi kebakaran tipe B ini kerap terjadi pada pabrik cat, pom bensin, pabrik kimia, perusahaan minyak maupun gas, dan lain sebagainya.

  1. Kebakaran Tipe C.

Penyebab utama kebakaran tipe C ini adalah karena elektrikal atau listrik. Sumber kebakaran elektrikal ini biasanya berasal dari peralatan yang memanfaatkan sistem kelistrikan atau daya listrik. Sebagai contoh, terjadi korsleting, gangguan pada kabel instalasi, dan lainnya. Biasanya, kebakaran ini terjadi pada kantor, ruang server, dan lain-lain.

  1. Kebakaran Tipe D.

Untuk kebakaran tipe D umumnya disebabkan oleh material logam seperti sodium, kalium, lithium, potassium, titanium, magnesium, dan material lainnya. Kebakaran ini seringkali terjadi pada pabrik baterai, sektor pertambangan, dan pabrik lainnya.

Dengan mengetahui tipe-tipe dari kebakaran yang disebutkan di atas, semoga Anda bisa lebih maksimal mengantisipasi dan mengatasi kebakaran yang mungkin saja terjadi pada industri Anda. Semoga bermanfaat, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *