Yuk, Siapkan Dana Pendidikan Anak!

Agar pendidikan anak terjamin, banyak dari orang tua melakukan berbagai persiapan untuk anak mereka. Mulai dari; menabung di bank, berinvestasi, hingga membuat asuransi pendidikan maupun asuransi unit link. Namun demikian, tidak sedikit pula orang tua masih kebingungan memilih manakah bentuk investasi yang cocok untuk dana pendidikan anak mereka. Nah, untuk Anda yang ingin menyiapkan dana tabungan untuk anak, mungkin beberapa investasi ini bisa dilirik! (source: finance.detik)

asuransi pendidikan anak

asuransi pendidikan anak

  1. Tabungan Pendidikan. Tabungan pendidikan merupakan program menabung di bank yang dilengkapi dengan perlindungan asuransi. Dana yang tersimpan pada program ini, nantinya dikelola dalam bentuk deposito maupun saham sehingga memberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan biasa. Meskipun demikian, karena program ini merupakan program perbankan maka untuk perlindungan asuransi yang diberikan biasanya tidak akan selengkap asuransi pendidikan.
  2. Asuransi Pendidikan. Asuransi pendidikan adalah salah satu produk asuransi yang kerap digunakan untuk mempersiapkan dana pendidikan anak di masa yang akan datang. Asuransi ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu proteksi & investasi. Investasi sendiri merupakan dana yang disiapkan untuk pendidikan anak, sedangkan proteksi adalah perlindungan sekaligus penjamin ketika anak sakit atau sesuatu yang tidak diinginkan. Yang paling menarik dari asuransi ini adalah pengambilan dana yang disimpan bisa diambil ketika anak mulai bersekolah.
  3. Asuransi Unit Link. Selain tabungan pendidikan dan asuransi pendidikan, Anda pun bisa berinvestasi pada asuransi unit link. Asuransi jenis apakah ini? Nah, asuransi unit link merupakan produk asuransi yang menggabungkan antara investasi dan proteksi. Melansir dari detik, dana yang tersimpan pada asuransi ini, nantinya akan langsung masuk pada bagian proteksi, biaya pengelolaan, dan investasi. Asuransi ini pun memberikan sejumlah manfaat, seperti:
  • Premi asuransi yang sudah dibayarkan pada pihak asuransi bisa dicarikan saat dibutuhkan
  • Menawarkan masa pertanggungan yang bisa dibilang cukup panjang, yakni 75 tahun, 80 tahun, bahkan sampai 100 tahun
  • Mendapatkan kemudahan sekaligus kenyamanan pada saat menginvetasikan dana
  • Nasabah bisa cuti dalam pembayaran premi dan menariknya preminya tidak akan hangus

Namun sebelum memiliki asuransi, sebaiknya pahami dulu istilah dasar dalam dunia asuransi agar tidak kebingungan nantinya.

So, manakah yang akan Anda pilih untuk tempat berinvestasi? –SH–

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *