Tips Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Reksa dana merupakan bentuk investasi berupa kumpulan dana yang kemudian dikelola untuk membeli instrumen investasi lain seperti obligasi, saham, dan sebagainya. Selanjutnya dana atau modal yang sudah dibagi-bagi ini akan dikelola oleh manajer investasi. Dengan pengelolaannya yang terbilang mudah, ditambah lagi dengan pengelolaannya yang tidak terlalu sulit serta keuntungan atau return yang didapat pun terbilang cukup menguntungkan, maka tidak heran banyak masyarakat yang mulai meliriknya. Nah, buat Anda yang tertarik ingin mencoba melakukan investasi ini, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan yang dapat membantu Anda memilih reksa dana terbaik:

Tips Investasi Reksa dana

Tips Investasi Reksa dana

Tentukan Tujuan

Sebelum memulai investasi reksa dana, hal yang perlu diakukan pertama kali adalah menentukan tujuan Anda berinvestasi. Misalnya saja untuk biaya anak sekolah hingga jenjang perguruan tinggi, atau sebagai dana untuk hari tua nanti. Memiliki tujuan sangat penting agar investasi reksa dana yang pilih dapat tepat sesuai tujuan dan kebutuhan Anda.

Tujuan Anda berinvestasi juga berpengaruh pada pilihan jangka waktu investasi nantinya. Misalnya untuk keperluan dalam jangka waktu cepat, maka sebaiknya pilih investasi dengan jangka pendek yakni 1-3 tahun.

Mengenali Jenis-jenis Reksa dana

Ternyata ada banyak jenis reksa dana yang bisa dipilih, yang paling populer di antaranya adalah:

Reksa dana Pendapatan tetap, termasuk ke dalam reksa dana jangka pendek. Dana sebesar 80% (minimal) dialoaksikan ke obligasi dan return yang didapat cukup besar yakni hingga  10% per tahun.

Reksa dana Campuran, dana dialokasikan pada berbagai instrumen keuangan, misalnya saja campuran saham dengan obligasi dan deposito. Return reksa dana ini termasuk dalam jangka menengah yakni sekitar 3-5 tahun. Risiko pada reksa dana ini juga lumayan tinggi.

Reksa dana saham, sesuai namanya, sebesar 80% dana dialokasikan ke instrumen saham, sehingga return yang didapat juga besar. Namun, tentu saja risiko yang didapat juga tinggi. Reksa dana saham sendiri merupakan reksa dana jangka panjang, lebih dari 5 tahun. Jadi bisa dibilang investasi ini adalah investasi berjangka. Tips investasi reksa dana saham berjangka untuk para pemula adalah memulai dengan modal yang kecil terlebih dahulu agar tahu cara kerja investasi ini. Jika sudah tahu, tidak ada salahnya menambah investasi.

Kenali risiko investasi

Setiap investasi pastinya memiliki risiko, begitu juga dengan reksa dana. Risiko pada investasi reksa dana sendiri terbagi menjadi 3, yakni risiko pasar, risiko likuiditas, dan risiko lukuidasi. Memahami ketiga risiko ini dapat membantu Anda mempersiapkan investasi Anda.

Pastikan reksa dana memiliki izin (legal)

Hal ini penting dilakukan mengingat makin banyak investaso bodong yang beredar di masyarakat. Agar tidak ada kerugian yang bisa menimpa Anda, lebih baik luangkan waktu sedikit sebelumnya untuk memastikan bahwa investasi tersebut sudah memiliki izin dari OJK.

Pilih Manajer Investasi terpercaya

Dana yang dialokasikan pada investasi reksa dana selanjutnya akan dikelola oleh manajer investasi dari perusahaan manajemen investasi. Karena itulah, penting sekali bagi Anda untuk memilih manajer investasi yang terpecaya. Caranya adalah dengan memilih perusahaan yang sudah memiliki nama baik di dunia investasi.

Setelah mengetahui beberapa tips di atas, semoga Anda bisa melakukan investasi reksa dana dengan lebih mudah. (raw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *