Pulau Weh, Surga di Ujung Barat Indonesia

Frasa “dari Sabang sampai Merauke” kerap terdengar saat seseorang hendak menggambarkan perbatasan negeri ini. Pulau yang terletak di pulau terluar Indonesia bagian barat ini menyimpan keindahan alam yang tidak kalah cantik dengan destinasi kepulauan lain. Untuk mencapai Pulau Weh, tempat kota Sabang berada, kamu dapat menempuhnya dengan jalur laut. Jangan lupa untuk memastikan asuransi perjalanan dulu sebelum bertolak ke sana, ya.

Penyeberangan ke kota Sabang bisa kamu tempuh melalui Pelabuhan Ulee Lheue di Banda Aceh. Dari sini, kamu akan melakukan perjalanan sepanjang 170 km menuju Pelabuhan Balohan di Pulau Weh. Terdapat dua jenis kapal penyebrangan di Ulee Lheue, speedboat dan kapal feri yang memakan waktu 45 menit dan 2 jam.

Pulau Weh Sabang

Pulau Weh Sabang (indonesa-tourism.com)

Dilansir dari situs ASDP, per September 2018 kapal penyeberangan menuju Pelabuhan Balohan tersedia setiap hari pada pukul 10.30 dan 16.00 dengan harga Rp90 ribu untuk speedboat dan Rp25 ribu untuk kapal feri serta Rp29,500 untuk motor dan Rp206,500 untuk mobil. Di Pulau Weh tidak ada angkutan umum, jadi, sebaiknya kamu membawa atau menyewa kendaraan dari Banda Aceh, ya.

Wisata Bahari Pulau Weh

Sebagai kepulauan, tentu kegiatan utama yang bisa kamu lakukan di Pulau Weh adalah wisata bahari. Dari Pelabuhan Balohan, kamu bisa berkunjung ke bekas Benteng Jepang di Anoi Hitam, setelah melewati pusat kota Sabang dan bermalam di Pantai Sumur Tiga. Sejumlah villa dan cottage berjejer di tepi pantai ini. Beberapa di antaranya bahkan memiliki kamar-kamar yang menghadap langsung ke bibir pantai.

Keesokan paginya kamu dapat berenang atau snorkeling di Pantai Sumur Tiga. Setelah puas bermain di Pantai Sumur Tiga, kamu dapat bergerak ke sisi barat Pulau Weh untuk menjajakan kaki di titik Kilometer Nol Indonesia kemudian bermalam di wilayah Iboih yang terletak 7,5 km dari Monumen Kilometer Nol.

Seperti di Pantai Sumur Tiga, di Iboih pun terdapat sejumlah penginapan yang berlokasi di bibir pantai. Kamu dapat bermalam di sana kemudian menyeberang ke Pulau Rubiah keesokan paginya untuk snorkeling atau diving. Ikan-ikan seperti nemo, dori, angel fish, school of parrot fish, juga lion fish dapat kamu temukan bahkan di bibir pantai Pulau Rubiah. Karena terletak di antara dua pulau, ombak di pantai ini pun tidak terlalu deras. Jadi, tempat ini merupakan spot snorkel dan diving terbaik.

Kunjungilah Pulau Weh jika kamu ingin merasakan surga di ujung barat Indonesia. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *