Cara Merawat Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melindungi rumah dan keluarga Anda dari musibah kebakaran. Mulai dari melakukan pencegahan, memiliki asuransi kebakaran yang berfungsi melindungi finansial Anda, mempelajari cara mencegah dan menyelamatkan diri saat kebakaran, serta memiliki alat pemadam api ringan (APAR) yang siaga di rumah Anda. Nah, agar perlindungan terhadap musibah kebakaran ini bisa maksimal, maka tentunya perlu dilakukan perawatan secara berkala, terutama terhadap Apar yang Anda miliki di rumah.

Berikut beberapa cara perawatan tabung atau alat pemadam api ringan yang bisa dilakukan:

merawat alat pemadam api ringan

merawat alat pemadam api ringan

  1. Buatlah kartu cheklist perawatan untuk bulanan dan tahunan, yang berisi tanggal pengecekan, komponen-komponen masa saja yang sudah diperiksa, serta tanggal pengisian ulang tabung. Ini untuk membantu untuk mengingatkan Anda sekaligus memudahkan evaluasi kondisi tabung.
  2. Lakukan pemeriksaan secara rutin untuk memastikan kondisi tabung masih dalam kondisi baik. Untuk apar jenis cartridge, lakukanlah pemeriksaan terhadap leher tabung dengan membuka threaded tabung. Kemudian periksa keutuhan segel. Setelah itu tutup kembali thraded seperti posisi semula.
  3. Pastikan kondisi tekanan gas pada tabung dalam kondisi baik. Caranya dengan melihat posisi jarum pada manometer (pressure gauge), pastikan berada pada posisi angka 15 dan 20 atau pada bagian yang berwarna hijau. Ini sangat penting, karena bila tekanan dalam tabung berkurang, maka alat pemadam tidak akan bisa digunakan meskipun masih terisi penuh.
  4. Bersihkan debu dan kotoran dari badan tabung untuk menghindari karat. Caranya dengan menggosok tabung menggunakan lap basah, setelah itu lap lagi dengan lap kering sehingga badan tabung tidak lembab. Bila terdapat sedikit karat, bersihkanlah dengan menggunakan pembersih karat. Namun, bila tidak bisa hilang sebaiknya segera ganti tabung tersebut agar terhindar dari malfungsi saat digunakan nanti.
  5. Hindari pembekuan cairan pada tabung dengan membolak-balik tabung. Caranya pegang bagian atas dan bawah tabung kemudan bolak-balik atas bawah secara perlahan sebanyak 3 atau 5 kali.
  6. Lakukan pengisian ulang tabung setelah digunakan. Untuk melihat apakah tabung masih terisi penuh atau tidak, bisa dilakukan dengan cara menimbang tabung tersebut dan mencocokannya dengan berat kotor yang tertera pada badan alat pemadam. Bila beratnya sudah berkurang, yang artinya sudah digunakan maka bisa dilakukan pengisian ulang.
  7. Simpanlah tabung di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung serta hujan. Bila memang harus diletakkan di luar rumah, taruhlah di kotak tertutup atau dibawah atap/canopy yang bisa melindungi tabung tersebut.
  8. Bila menaruh tabung dengan cara digantung pada dinding, pastikan posisi bracket melekat dengan kuat pada dinding.

Merawat apar tidak hanya berguna untuk memastikan performa alat saat digunakan nanti, namun juga memastikan keamanan alat tersebut. Semoga membantu. (raw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *