Mengenal Gastritis alias Sakit Maag

Sakit maag merupakan sesuatu yang sering menimpa masyarakat ibukota. Tidak teraturnya pola makan dan sering mengonsumsi makanan yang pedas membuat siapa pun bisa dengan mudahnya terserang sakit maag. Meski sakit maag bisa ditangani dengan minum obat maag, rasanya tetap saja tidak nyaman. Well, sebelum membahas lebih lanjut tentang sakit maag, apakah kalian tahu gastritis dan tukak lambung? Banyak yang menganggap bahwa kedua penyakit ini merupakan satu penyakit yang sama. Tapi sebenarnya berbeda, lho.

Sakit maag atau gastritis

Sakit maag atau gastritis

Sakit maag atau yang dikenal juga sebagai gastritis merupakan kondisi di mana lambung mengalami peradangan. Hal ini diambil dari kata gaster yang berarti lambung dan itis yang berarti inflamasi atau peradangan. Secara lebih mendetail, seperti yang dikutip dari artikel di klikdokter, gastritis ini sendiri merupakan proses peradangan pada lapisan mukosa dan submukosa dinding lambung. Gastritis ini sendiri disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya:

  1. Stres yang berlebih dan pola makan tidak teratur sehingga menimbulkan produksi asam lambung berlebih.
  2. Iritasi lambung karena konsumsi makanan yang tidak sehat seperti terlalu panas, pedas, berlemak, atau makanan-makanan yang menghasilkan gas.
  3. Konsumsi obat-obatan seperti antibiotik, antinyeri, atau bahkan antiradang yang bisa mengiritasi lambung.
  4. Infeksi bakteri, seperti Helycobacter pylori.
  5. Konsumsi alkohol dan rokok yang berlebihan. Alkohol dan rokok bisa merusak mukosa lambung sehingga membuat peradangan di lambung semakin parah.

Umumnya, ketika seseorang menderita gastritis, maka saluran pencernaan atas akan terasa tidak nyaman dan juga nyeri. Gejala lain yang bisa dirasakan adalah mual, muntah, ulu hati terasa nyeri, lambung yang terasa penuh, kembung, sering bersendawa, dan bahkan sering buang angin. Jika kalian merasakan beberapa gejala di atas, bisa jadi kalian menderita gastritis tanpa disadari. Apabila tidak yakin, silakan lakukan pemeriksaan ke dokter agar kondisi menjadi lebih jelas.

Lantas, apakah gastritis ini bisa disembuhkan? Bagaimana cara penangannya? Sebenarnya, mudah saja. Gejala gastritis bisa dikurangi atau dihilangkan dengan cara mengonsumsi obat khusus lambung. Penderita maag sebaiknya tidak mengonsumsi beberapa makanan seperti makanan asam atau terlalu manis. Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang lunak terlebih dahulu agar lambung tak perlu bekerja lebih keras, dan juga mengurangi konsumsi makanan yang bisa melukai dinding lambung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *