Mencegah Komplikasi Diabetes Tipe 1 pada Anak

Situs Pregnancy and Birth mengklaim bahwa diabetes pada anak berusia di bawah 5 tahun adalah sebuah kejadian langka. Meski begitu, anak yang sudah teridap penyakit ini dapat dikatakan berada dalam situasi amat serius. Sebab, ketika pankreas anak tidak bekerja secara normal atau tubuhnya tidak dapat menggunakan insulin secara optimal, maka anak harus mulai menggunakan suntik insulin. Selain itu, jumlah karbohidrat dan cek gula darah pun perlu dilakukan secara rutin. Kemungkinan besar, hal-hal ini tidak dapat dilakukan sendiri oleh anak. Maka dari itu, bantuan orang tua sangat dibutuhkan—menjadikan kondisi ini sebagai situasi yang amat serius.

diabetes pada anak

diabetes pada anak

Selain riwayat kesehatan keluarga, faktor lingkungan dan faktor risiko menjadi pemicu anak menderita diabetes. Sejumlah sumber pun mengatakan tidak ada yang dapat orang tua lakukan untuk mencegah anak teridap diabetes. Sebab, penyakit ini adalah penyakit keturunan. Mengontrol konsumsi makanan, obat-obatan, serta olahraga anak adalah apa yang dapat orang tua lakukan untuk mengusahakan agar kadar gula darah anak tidak terlalu tinggi ataupun rendah. Sehingga, anak dapat terhindar dari sejumlah penyakit komplikasi yang dapat diperolehnya karena memiliki diabetes.

Penyakit jantung dan pembuluh darah, kerusakan saraf, ginjal, mata, kulit, serta osteoporosis adalah contoh-contoh penyakit komplikasi yang dapat diderita anak dengan diabetes tipe 1. Meski begitu, Anda tetap dapat melakukan beberapa pencegahan berikut agar anak tidak mendapatkan penyakit komplikasi ini.

  • Membantu anak menjaga kadar gula darahnya
  • Mengajarkan anak tentang pentingnya pola makan sehat juga membiasakan anak untuk melakukan aktivitas fisik (berolahraga)
  • Melakukan kunjungan rutin pada dokter penyakit dalam yang menangani anak Anda serta pemeriksaan mata tiap tahun (di mulai kurang dari lima tahun sejak terdiagnosa diabetes awal)

Memiliki anak yang mengidap diabetes mungkin tidak mudah bagi Anda. Namun, kerja sama antara Anda dan anak, juga pasangan Anda, adalah apa yang keluarga Anda perlukan agar kondisi anak tidak semakin memburuk. Dokter pun dapat Anda miliki untuk sama-sama mengontrol kesehatan anak Anda. Semoga artikel ini bermanfaat, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *