Feed Instagram Bisa Jadi Pertanda Depresi

Jika feed instagram kamu dipenuhi dengan foto-foto bernuansa gelap, kebiruan, atau bahkan kerap menggunakan tone abu-abu, maka kamu harus berhati-hati. Sebab bisa jadi kamu tengah mengalami depresi atau memiliki kecenderungan untuk itu. Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan dalam EPJ Data Science, pengguna yang mengalami depresi cenderung menggunakan warna-warna tersebut. Simak liputannya dalam artikel berikut ini. Ps: jangan lupa pula untuk mengecek feed instagram kamu dengan paket internet cepat dan murah, ya!

Penelitian mengenai keterkaitan antara tone warna instagram dan kesehatan mental belum lama ini dilakukan dengan menganalisis 40.000 foto di instagram yang diunggah oleh 166 pengguna. Mereka adalah orang-orang yang sudah setuju untuk mengikuti penelitian dan setengah dari partisipan tersebut telah menderita depresi setidaknya tiga tahun terakhir. Untuk proses analisisnya, peneliti menggunakan sebuah program komputer yang akan membaca foto-foto instagram yang diunggah.

Feed instagram tanda depresi

Feed instagram tanda depresi

Hasilnya, individu yang pernah atau sedang mengalami depresi cenderung mengunggah foto dengan tone yang kebiruan, gelap, atau abu-abu, serta menghindari warna-warna terang. Tidak hanya itu, foto yang diunggah lebih sering berupa foto langit atau subjek lain di luar foto selfie atau foto diri. Program yang digunakan untuk analisis ini konon mampu mendiagnosis tingkat depresi seseorang dan hampir selalu benar.

Meskipun demikian, salah satu peneliti yakni Chris Danforth menyatakan, program ini tidak bisa dijadikan patokan pasti untuk mendiagnosis seseorang. Hanya saja, penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa sebuah program AI (Artificial Intelligence) bisa digunakan untuk membantu mendeteksi psikiatri di masa depan. Tentunya, peneliti juga paham bahwa mendeteksi kesehatan mental seseorang hanya berdasarkan sosial media saja tidaklah menyeluruh.

Akan tetapi, penelitian ini bisa menjadi gerbang awal bagi seseorang untuk menyadari kesehatan mental mereka. Para peneliti ini mengatakan, jika memang mayoritas foto yang diunggah menggunakan tone yang gelap tanpa disadari, maka pengguna bisa menemui psikiater untuk mengalami pemeriksaan lebih lanjut. Lebih baik mengetahuinya sejak awal dibanding tenggelam terlalu dalam pada lubang depresi, bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *