Brand-brand Ini Sering Salah Dilafalkan Orang Indonesia

Bagi para perempuan yang akrab dengan berbagai produk perawatan kulit wajah dan juga fashion dari ujung kaki hingga kepala, pastinya sangat akrab dong dengan merek-merek ternama yang bertebaran? Sebutlah SKII, Chanel, L’Occitane, Zara, hingga Yves Saint-Laurent. Akan tetapi, meski kita telah memakainya setiap hari dan tampak ‘akrab’ dengan brand-brand ini, apakah kita telah memahami bagaimana cara pelafalannya? Jangan-jangan, selama ini kita hanya akrab dari segi tulisannya saja dan tidak tahu menahu tentang menyebutnya. Nah, supaya tidak terkecoh dan melakukan kesalahan, simak cara penyebutan nama brand di bawah ini!

Zara

Siapa sangka jika brand fashion yang memiliki nama dengan ejaan yang mudah dibaca ini ternyata menempati posisi tinggi dalam daftar brand yang sering disalahucapkan oleh masyarakat? Ya, nama brand ini memang bukan dibaca /zara/ seperti yang diucapkan oleh orang kebanyakan. Merk ritel ini seharusnya dilafalkan dengan dialek khas Northern Castilian, di mana huruf /z/ seharusnya dilafalkan sebagai /th/ dan /r/ sebagai /d/. Dengan demikian, seharusnya kita menyebut Zara sebagai /thada/. Agak aneh, ya? Namun, memang seperti itulah nama brand Zara dilafalkan.

Pelafalan brand yang sering salah

Pelafalan brand yang sering salah

L’Occitane

Nah, para perempuan pastinya sangat akrab dengan brand kecantikan ini, nih. Yap, perusahaan produk kecantikan asal Prancis ini memang memiliki nama yang agak rumit untuk diucapkan. Oleh sebab itu, tidak heran jika brand ini memiliki pelafalan yang berbeda-beda di seluruh dunia-bukan hanya Indonesia-dan salah! Ada yang menyebutnya sebagai /lokitan/, /losyiten/, /el-osyitan/, hingga /lositaney/. Mungkin saking ‘gemas’nya karena terlalu banyak simpang siur dalam penyebutan nama brand, perusahaan ini kemudian merilis sebuah video yang berjudul How to Pronounce L’Occitane. Dari video ini, kemudian diketahui bahwa L’Occitane dibaca sebagai /loxitan/ dengan agak mendengung di bagian belakang.

Yves Saint-Laurent

Brand yang banyak bertebaran di pusat perbelanjaan ibukota ini memang sangat akrab di mata kita. Dengan logo YSL-nya yang ikonik dan saling melilit, tentunya akan sangat mudah sekali menemukannya di kehidupan kita sehari-hari. Lantas, bagaimana cara menyebutkan brand Yves Saint-Laurent? Well, tentu saja tidak. YSL harus diucapkan dengan logat Prancis yang kental dan berbunyi /ivs sang-lorang/.

Elle

Satu lagi nama brand yang disalahlafalkan oleh orang kebanyakan meski brand ini telah merambah ke tas, sepatu, hingga majalah perempuan. Banyak yang menyangka bahwa Elle dilafalkan sebagai /elle/ dengan huruf /e/ di ujung brand masih diucapkan. Padahal, yang sebenarnya adalah /el/ saja tanpa ada embel-embel lain.

Cartier

Merk perhiasan, aksesoris, dan jam tangan ini pastinya sering diucapkan sebagai /kartir/ oleh orang kebanyakan. Tentunya, hal tersebut tidaklah salah jika diucapkan oleh orang awam yang terbiasa berbicara bahasa Inggris. Namun, tidak demikian dengan orang Prancis. Ya, merk yang berasal dari Paris ini sebenarnya dilafalkan sebagai /kartiye/ alih-alih /kartir/.

Nah, itu dia lima brand yang paling sering disalahlafalkan oleh orang kebanyakan. Setelah membaca artikel ini, jangan sampai salah ucap lagi, ya! (TR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *