Aman Siapkan Bekal Makanan untuk Adaptasi dengan New Normal

Skenario new normal yang diterapkan pemerintah kini sudah memasuki minggu kedua. Bagi Anda yang sudah kembali bekerja, banyak protokol yang mungkin Anda lakukan untuk bisa beradaptasi dengan new normal. Mulai dari mengenakan masker, membawa alat solat sendiri, rajin cuci tangan, hingga membawa bekal dari rumah untuk menghindari makan di luar. Berdasarkan panduan yang dikeluarkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat menyiapkan bekal makanan dari rumah:

Tips Menyiapkan Bekal Makanan

  1. Kebersihan

Makanan yang dibawa dari rumah tidak 100% bebas dari kuman jika Anda masih abai dengan kebersihan saat mengolahnya. Untuk itu, biasakan untuk mencuci tangan dengan air mengalir sebelum dan sesudah memasak, bersihkan seluruh perkakas yang akan digunakan untuk memasak dengan air hangat, dan juga bersihkan meja dapur. Jika sudah, jangan lupa bilas buah dan sayuran yang akan diolah dengan air mengalir. Patut diingat, kuman, bakteri, dan virus yang bisa mengontaminasi makanan dapat hidup di sekitar area dapur. Jadi, selalu perhatikan kebersihan saat memasak, ya!

Menyiapkan bekal dari rumah

Menyiapkan bekal dari rumah

  1. Penyimpanan dan pengolahan

Selama pandemi, tak sedikit dari kita yang memilih untuk menyetok bahan makanan untuk beberapa hari ke depan di kulkas. Daging mentah, ayam, ikan, hingga sayur-sayuran, semuanya tersimpan rapi di kulkas. Hanya saja, perhatikan juga penyimpanannya. Pisahkan daging dan makanan segar lainnya dalam boks yang terpisah. Jangan sampai kuman dari daging segar tersebut berpindah ke makanan siap saji. Untuk pengolahan, biasakan untuk menggunakan talenan atau piring yang terpisah untuk daging, sayur, maupun buah.

  1. Olahan makanan beku

Untuk mengolah makanan beku yang baru dikeluarkan dari kulkas, Anda bisa merendamnya dalam air atau di-microwave. Jangan pernah mencairkan makanan beku di meja, sebab dikhawatirkan ada baketer yang berkembang biak dalam suhu ruang.

  1. Masak dengan suhu tepat

Bahan makanan memang harus dimasak dalam suhu yang cukup tinggi untuk membunuh kuman yang berpotensi jadi sumber penyakit. Oleh sebab itu, pastikan untuk mengolah bahan makanan dengan suhu yang tepat. Menurut CDC, untuk olahan daging dan ikan, suhu yang tepat untuk memasaknya adalah 145 derajat Fahrenheit atau 63 derajat Celcius. Sementara untuk daging ayam, suhu yang disarankan adalah 165 derajat Fahrenheit atau 74 derajat Celcius.

Itulah beberapa cara aman yang bisa Anda terapkan saat mengolah makanan untuk dijadikan bekal. Jangan lupa untuk selalu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh dengan mengonsumsi sayur dan buah, ya. Semoga membantu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *