7 Fakta Menarik Tentang Film LA LA LAND

Buat kamu yang hobi nonton film, baik lewat bioskop atau streaming di rumah dengan koneksi internet cepat di laptopmu, pasti akhir-akhir ini kamu sering mendengar film LA LA LAND. Film yang dibintangi oleh Emma Stone dan Ryan Gosling ini bercerita tentang Sebastian, seorang pianis jazz yang jatuh cinta pada seorang aktris, Mia, di Los Angeles. Film romantis dibalut musikal ini pun mendulang sukses di acara Golden Globe Awards lalu dengan menyabet 7 penghargaan, termasuk Best Motion Picture, Musical or Comedy.

la-la-land

la-la-land

Di Indonesia sendiri, film ini baru saja dirilis pada tanggal 10 Januari 2017 lalu. Nah, sebagai persiapan untuk nonton di akhir pekan nanti, tidak ada salahnya nih untuk mengintip sedikit fakta-fakta menarik seputar film yang didapuk sebagai film musikal terbaik sedekade ini.

Naskah dibuat sebelum Whiplash

LA LA LAND merupakan proyek jangka panjang Damien Chazelle, penulis sekaligus sutradara film ini dan Whiplash. Naskah film ini ternyata telah ditulis lebih dulu sebelum Whiplash, pada tahun 2010. Namun, ia kesulitan menemukan studio yang mau memproduksinya. Hingga akhirnya ia memilih untuk menggarap Whiplash terlebih dulu, yang sukses meraih 5 nominasi pada Academy Award. Kesuksesan Whiplash ini lah yang kemudian membuat Summit Entertainment setuju untuk menggarap LA LA LAND.

Emma Watson dan Miles Teller sebagai Mia dan Sebastian

Proyek LA LA LAND pertama kali diumumkan pada 5 Juni 2014. Pada saat itu Miles Teller dan Emma Watson diberitakan sebagai kandidat pemeran utamanya, Sebastian dan Mia. Namun, Miles Teller kemudian digantikan oleh Ryan Gosling, sementara Emma Watson harus mengundurkan diri karena bentrok dengan film Beauty and The Beast dan kemudian digantikan oleh Emma Stone.

Bukan LA tapi Boston

Bila mengikuti naskah awal Chazelle, maka kita mungkin tidak bisa melihat adegan ikonik di LA’s Griffith Observatory, karena latar awal film ini adalah Boston, bukan Los Angeles. Namun, Chazelle akhirnya mengubah latar tempat ke LA sebagai nostalgia kepindahannya ke LA setelah kuliah.

Kolaborasi ketiga Emma Stone dan Ryan Gosling

Sebelum LA LA LAND, keduanya ternyata telah lebih dulu terlibat dalam dua film, yakni Crazy, Stupid, Love pada tahun 2011 dan Gangster Squad di tahun 2013.

Nonton bareng film klasik untuk para pemeran dan crew

Demi mendapatkan mind set yang tepat untuk pengerjaan film musikal yang sudah jarang dilakukan ini, Chazelle melakukan acara nonton bareng film-film klasik untuk para pemeran dan crew setiap malam sabtu. Ide ini ia dapatkan dari Ryang Gosling yang ternyata menonton film Singin’ in the Rain setiap hari demi mendalami karakternya.

Gosling dan Piano

Sebagai seorang pianis musik Jazz, kamu bakalan sering melihat Gosling memainkan piano pada film ini. Dan kalau kamu berpikir adegan tersebut dilakukan dengan menggunakan pemain pengganti, maka kamu salah. Gosling benar-benar melakukan adegan itu sendiri, setelah belajar memainkan piano khusus untuk karakternya.

Improvisasi John Legend

Meski tidak memiliki pengalaman akting, selain ketika ia berperan dalam drama sekolahnya, John Legend sepertinya memiliki bakat alami dalam berakting. Ia sering melakukan improvisasi pada adegannya, bahkan salah satu improvisasinya menjadi bagian yang memorable dalam film tersebut. Yup, bagian ketika ia bermonolog merupakan hasil improvisasinya sendiri!

So, makin penasaran dengan film LA LA LAND? Selamat nonton ya! (raw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *